عَن عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: أُنْزِلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ: (لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ) فِي قَوْلِ الرَّجُلِ: لَا وَاللَّهِ وَبَلَى وَاللَّهِ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَفِي شَرْحِ السُّنَّةِ لَفْظُ الْمَصَابِيحِ وَقَالَ: رَفَعَهُ بَعْضُهُمْ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ
Terjemahan

Aisyah berkata bahwa ayat, “Allah tidak akan mempertanggungjawabkan kamu atas apa yang sia-sia dalam sumpahmu” (Al-Quran 2:225; 5:89) diturunkan tentang kalimat seperti “Tidak, demi Allah,” dan “Ya, demi Tuhan.” Bukhari mengirimkannya. Sharh as-sunna memiliki kata-kata al-Masabih, mengatakan bahwa beberapa pemancar menelusurnya kembali ke Nabi atas otoritas 'A'isha.