Mishkat al-Masabih

Mishkat al-Masabih 4588

Pertanda Baik dan Jahat - Bagian 2
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ بُرَيْدَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَتَطَيَّرُ مِنْ شَيْءٍ فَإِذَا بَعَثَ عَامِلًا سَأَلَ عَنِ اسْمِهِ فَإِذَا أَعْجَبَهُ اسْمه فَرح بِهِ ورئي بشر ذَلِك على وَجْهِهِ وَإِنْ كَرِهَ اسْمَهُ رُئِيَ كَرَاهِيَةُ ذَلِكَ على وَجْهِهِ وَإِذَا دَخَلَ قَرْيَةً سَأَلَ عَنِ اسْمِهَا فَإِنْ أَعْجَبَهُ اسْمُهَا فَرِحَ بِهِ وَرُئِيَ بِشْرُ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ وَإِنْ كَرِهَ اسْمَهَا رُئِيَ كَرَاهِيَة ذَلِك فِي وَجهه. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Terjemahan

Buraida mengatakan bahwa Nabi tidak mengambil pertanda dari apa pun; tetapi ketika dia mengirim seorang agen dia bertanya tentang namanya dan jika itu menyenangkannya dia senang tentang hal itu dan keceriaannya atas alasan itu terlihat di wajahnya, tetapi jika dia tidak menyukai namanya, ketidaksenangannya atas alasan itu terlihat di wajahnya. Ketika dia memasuki sebuah desa dia bertanya tentang namanya dan jika itu menyenangkannya dia senang tentang hal itu dan keceriaannya atas alasan itu terlihat di wajahnya, tetapi jika dia tidak menyukai namanya, ketidaksenangannya atas alasan itu terlihat di wajahnya. Abu Dawud menuliskannya.