Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 1716
Mengubur Orang Mati - Bagian 3
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ لِابْنِهِ وَهُوَ فِي سِيَاقِ الْمَوْتِ: إِذَا أَنَا مُتُّ فَلَا تَصْحَبْنِي نَائِحَةٌ وَلَا نَارٌ فَإِذَا دَفَنْتُمُونِي فَشُنُّوا عَلَيَّ التُّرَابَ شَنًّا ثُمَّ أَقِيمُوا حَوْلَ قَبْرِي قَدْرَ مَا يُنْحَرُ جَزُورٌ وَيُقَسَّمُ لَحْمُهَا حَتَّى أَسْتَأْنِسَ بِكُمْ وَأَعْلَمَ مَاذَا أُرَاجِعُ بِهِ رُسُلَ رَبِّي. رَوَاهُ مُسلم
Terjemahan
'Amr b. al-'As berkata kepada anaknya ketika dia sedang dalam kesengsaraan kematian, “Ketika aku mati, janganlah ada wanita yang meratap atau api menemani aku, dan ketika kamu menguburkan aku dengan ringan tanah, maka berdirilah di sekitar kuburanku selama diperlukan untuk mengorbankan seekor binatang dan dagingnya dibagikan, supaya aku merasa kamu dekat dan tahu apa yang harus dijawab oleh para utusan Tuhanku.” (yaitu Munkar dan Naklr yang memeriksa orang mati di kuburan) Muslim mentransmisikannya.