Mishkat al-Masabih

Mishkat al-Masabih 3246

Perlakuan terhadap Istri, dan Hak Masing-masing - Bagian 1
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَبَاتَ غَضْبَانَ لَعَنَتْهَا الْمَلَائِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ» . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. وَفِي رِوَايَةٍ لَهُمَا قَالَ: «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا مِنْ رَجُلٍ يَدْعُو امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَتَأْبَى عَلَيْهِ إِلَّا كَانَ الَّذِي فِي السَّمَاءِ ساخطا عَلَيْهَا حَتَّى يرضى عَنْهَا»
Terjemahan

Abu Huraira melaporkan Rasulullah berkata, “Ketika seorang wanita yang dipanggil untuk datang ke tempat tidur suaminya menolak dan dia menghabiskan malam dengan marah, malaikat mengutuknya sampai pagi.” Dalam sebuah versi oleh keduanya dia berkata, “Demi Dia yang di tangan-Nya jiwaku berada, jika seorang wanita yang dipanggil untuk datang ke tempat tidur suaminya menolak, maka orang yang di surga tidak senang padanya sampai suaminya berkenan padanya.” (Bukhari dan Muslim.)