Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 3259
Perlakuan terhadap Istri, dan Hak Masing-masing - Bagian 2
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ حَكِيمِ بْنِ مُعَاوِيَةَ الْقُشَيْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا حَقُّ زَوْجَةِ أَحَدِنَا عَلَيْهِ؟ قَالَ: «أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ وَلَا تَضْرِبِ الْوَجْهَ وَلَا تُقَبِّحْ وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْتِ» . رَوَاهُ أَحْمد وَأَبُو دَاوُد وَابْن مَاجَه
Terjemahan
Hakim b. Mu'awiya al-Qushairi mengutip ayahnya yang mengatakan bahwa dia bertanya
“Utusan Allah, hak apa yang bisa diminta istri dari suaminya?” Beliau menjawab: “Kamu harus memberinya makan ketika kamu makan, pakaianlah dia ketika kamu mengenakan pakaian sendiri, janganlah kamu memukul wajahnya, dan janganlah kamu mencemurinya atau memisahkannya kecuali di dalam rumah” (Al-Quran 4:34). Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah mengirimkannya.