عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَامَ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فَلَانًا ابْنِي عَاهَرْتُ بِأُمِّهِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا دِعْوَةَ فِي الْإِسْلَامِ ذَهَبَ أَمْرُ الْجَاهِلِيَّةِ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Terjemahan
Dia melaporkan Nabi berkata, “Ada empat jenis wanita yang tidak dapat dikutuk

* Seorang wanita Kristen menikah dengan seorang Muslim, seorang wanita Yahudi menikah dengan seorang Muslim, seorang wanita bebas menikah dengan seorang budak, dan seorang wanita budak menikah dengan seorang pria bebas. *Itulah kutukan timbal balik yang dibahas pasal ini. Ibn Majah mengirimkannya.