Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 2524, 2525
وَعَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلَّا الْجَنَّةَ» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَالنَّسَائِيُّ وَرَوَاهُ أَحْمَدُ وَابْنُ مَاجَهْ عَنْ عُمَرَ إِلَى قَوْله: «خبث الْحَدِيد»
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Ibnu Mas’ud meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Laksanakanlah haji dan umrah secara berurutan, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa sebagaimana alat tiup pandai besi menghilangkan kotoran dari besi, emas, dan perak. Haji yang mabrur tidak memiliki balasan selain surga.” Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan an-Nasa’i; Ahmad dan Ibnu Majah meriwayatkan dari Umar hingga bagian “dari besi”.