Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 1900, 1901
Keunggulan Sadaqa - Bagian 1
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ إِنْسَانٌ أَوْ طَيْرٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَت لَهُ صَدَقَة»
وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ عَنْ جَابِرٍ: «وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَة»
Terjemahan
Anas melaporkan utusan Tuhan berkata, “Jika seorang Muslim menanam sesuatu atau menabur benih yang dimakan manusia, burung, atau binatang, itu dianggap sebagai sadaqa baginya.” (Bukhari dan Muslim.) Dalam versi Muslim dari Jabir dikatakan bahwa apa yang dicuri darinya dianggap sebagai sadaqa baginya.