وَعَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ غَيْرِ وَاحِدٍ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْطَعَ لِبِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ الْمُزَنِيِّ معادن الْقبلية وَهِيَ مِنْ نَاحِيَةِ الْفُرْعِ فَتِلْكَ الْمَعَادِنُ لَا تُؤْخَذُ مِنْهَا إِلَّا الزَّكَاةُ إِلَى الْيَوْمِ. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Terjemahan
Rabi'a b. 'Abd ar-Rahman atas wewenang lebih dari satu orang berkata, “Utusan Tuhan menugaskan untuk Bilal b. al-Harith al-Muzani tambang al-Qabaliya yang berada di lingkungan al-Fur', * dan hanya zakat yang dikenakan pada ranjau itu sampai hari ini.” Abu Dawud mentransmisikannya. * Yaqut, Mu'jam, ii, 471, mengatakan itu adalah sebuah desa di lingkungan ar-Rabadha, delapan tahap dari Madinah dalam perjalanan ke Mekah; beberapa mengatakan perjalanan empat hari.