Dianjurkan untuk shalat Duha, yang paling sedikit adalah dua rakaat, yang terbaik adalah delapan, dan rata-rata empat atau enam, dan mendorong untuk melakukannya secara teratur Sahih Muslim 336 d

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَابْنُ، بَشَّارٍ قَالاَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، قَالَ مَا أَخْبَرَنِي أَحَدٌ، أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي الضُّحَى إِلاَّ أُمُّ هَانِئٍ فَإِنَّهَا حَدَّثَتْ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ بَيْتَهَا يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَفَصَلَّى ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ مَا رَأَيْتُهُ صَلَّى صَلاَةً قَطُّ أَخَفَّ مِنْهَا غَيْرَ أَنَّهُ كَانَ يُتِمُّ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ ‏.‏وَلَمْ يَذْكُرِ ابْنُ بَشَّارٍ فِي حَدِيثِهِ قَوْلَهُ قَطُّ
Terjemahan
Abd al-Rahman b. Abu Laila melaporkan

Tidak ada yang pernah meriwayatkan kepada saya bahwa dia melihat Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) menjalankan shalat subuh, kecuali Umm Hani. Namun, dia meriwayatkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) memasuki rumahnya pada hari penaklukan Mekah dan shalat delapan rakaat (menambahkan): Saya tidak pernah melihat shalat yang lebih pendek dari itu kecuali bahwa dia melakukan sujud dan sujud sepenuhnya. Tetapi (salah satu perawi) Ibnu Bashshar dalam riwayatnya tidak menyebutkan kata: "Tidak pernah".