Dianjurkan untuk shalat dua rakaat untuk sunnah Subuh. Dan dorongan untuk berdoa secara teratur, dan membuatnya singkat, dan untuk terus mempersembahkannya, dan mengklarifikasi apa yang dianjurkan untuk dibacakan di dalamnya Sahih Muslim 724 f
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قَالَ حَدَّثَنِي عَطَاءٌ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلملَمْ يَكُنْ عَلَى شَىْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مُعَاهَدَةً مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ .
Terjemahan
'Aisyah melaporkan bahwa Rasul (صلى الله عليه وسلم) tidak begitu khusus dalam menjalankan rakaat supererogatory seperti dalam kasus dua rakaat shalat subuh.