Sahih Muslim
Sahih Muslim 781 b
Dianjurkan untuk berdoa sukarela di rumah seseorang meskipun diperbolehkan untuk mempersembahkannya di masjid
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، حَدَّثَنَا بَهْزٌ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا النَّضْرِ، عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم اتَّخَذَ حُجْرَةً فِي الْمَسْجِدِ مِنْ حَصِيرٍ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِيهَا لَيَالِيَ حَتَّى اجْتَمَعَ إِلَيْهِ نَاسٌ . فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَزَادَ فِيهِ " وَلَوْ كُتِبَ عَلَيْكُمْ مَا قُمْتُمْ بِهِ
Terjemahan
Zaid b. Thabit melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) membuat sebuah apartemen di masjid tikar, dan dia mengamati di dalamnya shalat selama beberapa malam sampai orang-orang mulai berkumpul di sekelilingnya, dan sisa hadis adalah sama tetapi dengan penambahan ini
"Seandainya doa (Nafl) ini menjadi kewajiban bagimu, kamu tidak akan dapat mematuhinya."