Diperbolehkan untuk berdoa sukarela di atas tunggangan seseorang saat bepergian, tidak peduli ke arah mana ia menghadapnya Sahih Muslim 700 i
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلميُسَبِّحُ عَلَى الرَّاحِلَةِ قِبَلَ أَىِّ وَجْهٍ تَوَجَّهَ وَيُوتِرُ عَلَيْهَا غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يُصَلِّي عَلَيْهَا الْمَكْتُوبَةَ
Terjemahan
Salim b. 'Abdullah melaporkan tentang otoritas ayahnya bahwa Rasulullah -radhiyallahu 'alaihi wa sallam biasa menjalankan shalat Nafl (supererogatory) dalam perjalanannya tidak peduli ke arah mana ia memalingkan mukanya, dan dia juga mengamati Witir di atasnya, tetapi tidak menjalankan shalat wajib di atasnya.