Jika ada yang membaca dua ayat di akhir Surah al-Baqara pada malam hari, itu sudah cukup baginya, 'Abd al-Rahman berkata: Aku bertemu dengan Abu Mas'ud dan dia sedang mengelilingi Rumah (Allah) dan bertanya kepadanya tentang (hadda) ini dan dia meriwayatkan kepada saya dari Rasulullah (صلى الله عليه وسلم).
Kitab Doa - Para Musafir
Sahih Muslim 808 a
Komentar Hadis
Hadis mulia ini dari Rasulullah (ﷺ) menyangkut keutamaan besar dalam membaca dua ayat terakhir Surah al-Baqarah (2:285-286) pada malam hari. Frasa "mereka akan mencukupi baginya" memiliki beberapa penafsiran menurut para ulama klasik.
Imam al-Nawawi menjelaskan bahwa kecukupan ini mungkin merujuk pada perlindungan dari kejahatan sepanjang malam, atau bahwa ayat-ayat ini mencukupi sebagai pengganti shalat malam (Tahajjud), atau bahwa mereka memberikan pahala spiritual yang setara dengan ibadah panjang. Beberapa ulama berpendapat bahwa mereka mencukupi sebagai sarana mencari perlindungan Allah dari setan dan bahaya duniawi.
Rantai periwayatan melalui Abu Mas'ud al-Ansari menunjukkan pelestarian tradisi ini dengan hati-hati, karena Abd al-Rahman memverifikasinya langsung selama tawaf. Ini menunjukkan ketekunan para Sahabat dalam mengonfirmasi ajaran kenabian.
Kedua ayat mengandung makna yang mendalam - yang pertama menegaskan iman sepenuhnya kepada Allah dan Rasul-Nya, sementara yang kedua terdiri dari doa komprehensif yang mencari rahmat, pengampunan, dan perlindungan Allah dari beban yang tak tertahankan. Pembacaan mereka dengan demikian mencakup deklarasi iman dan permohonan, membuat mereka sangat diberkati untuk ibadah malam ketika doa paling mudah diterima.