Jika seseorang mempelajari dengan hafal sepuluh ayat pertama dari Surah al-Kahf, dia akan dilindungi dari Dajjal.
Komentar Hadis: Perlindungan dari Dajjal
Riwayat ini dari Sahih Muslim 809a dalam "Kitab Shalat - Musafir" menunjukkan keutamaan besar dalam menghafal dan membaca ayat-ayat pembuka Surah al-Kahf. Dajjal mewakili ujian iman yang paling besar, dan perlindungan ini terwujud sebagai penjagaan ilahi dari fitnahnya (cobaan).
Signifikansi Spiritual
Sepuluh ayat pertama Surah al-Kahf mengandung doktrin-doktrin Islam fundamental: tauhid murni, penolakan syirik, penegasan kebangkitan, dan kisah Ashabul Kahfi - semuanya berfungsi sebagai baju besi spiritual melawan tipu daya Dajjal.
Hafalan di sini menyiratkan bukan hanya pembelajaran hafalan tetapi kontemplasi mendalam dan penerapan makna ayat-ayat ini, menciptakan benteng iman di hati yang tidak dapat ditembus Dajjal.
Implementasi Praktis
Para ulama merekomendasikan pembacaan rutin, terutama pada hari Jumat, dengan pemahaman yang tepat tentang makna ayat-ayat. Praktik ini memperkuat iman dan memberikan perlindungan berkelanjutan melalui pengingatan terus-menerus akan janji dan peringatan Allah.
Perlindungan mencakup baik cobaan duniawi maupun tribulasi eskatologis, karena pengaruh Dajjal dimulai secara halus sebelum penampakan fisiknya.