وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ سَالِمِ، بْنِ أَبِي الْجَعْدِ الْغَطَفَانِيِّ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ الْيَعْمَرِيِّ، عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ ‏"‏
Terjemahan
Hadis ini telah ditransmisikan oleh Qatada dengan rantai pemancar yang sama. Tapi Shu'ba (salah satu narator) berkata

Pada akhir Surah al-Kahf, tetapi Hammam berkata: Pada awal Surah al-Kahf.

Comment

Kitab Doa - Para Musafir

Penulis: Sahih Muslim | Referensi: Sahih Muslim 809 b

Analisis Tekstual

Perbedaan yang tampak dalam narasi mengenai penempatan ajaran ini - apakah di akhir atau awal Surah al-Kahf - mencerminkan perhatian ilmiah terhadap transmisi yang tepat sambil mempertahankan validitas esensial dari kedua laporan.

Rekonsiliasi Ilmiah

Komentator klasik mencatat bahwa variasi seperti ini sering terjadi ketika para sahabat yang berbeda mengingat kesempatan wahyu atau pengajaran yang berbeda. Kebijaksanaan mungkin telah disebutkan dalam kedua konteks, karena Surah al-Kahf mengandung banyak pelajaran mendalam yang layak ditekankan baik pada permulaan maupun penutupan.

Implikasi Hukum

Variasi ini tidak mempengaruhi keputusan hukum mengenai rekomendasi pembacaan Surah al-Kahf pada hari Jumat, yang tetap ditetapkan melalui banyak narasi otentik terlepas dari di mana instruksi spesifik disebutkan dalam surah tersebut.

Manfaat Spiritual

Debat penempatan itu sendiri mengajarkan kita pentingnya ketekunan ilmiah sambil mengingatkan bahwa seluruh Surah al-Kahf berfungsi sebagai perlindungan dari cobaan, khususnya dari Dajjal, membuat pembacaannya secara komprehensif bermanfaat terlepas dari ayat mana yang mendapat penekanan khusus.