Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Wahai Abu' al-Mundhir, apakah kamu tahu ayat dari Kitab Allah yang, menurut kamu, adalah yang terbesar? Saya berkata: Allah dan Rasul-Nya (صلى الله عليه وسلم) paling tahu. Dia kembali berkata: Abu'l-Mundhir, apakah kamu tahu ayat dari Kitab Allah yang, menurut kamu, adalah yang terbesar? Aku berkata: Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Hidup, Yang Kekal. Setelah itu dia memukul dadaku dan berkata: Semoga pengetahuan menyenangkan bagimu, O Abu'l-Mundhir!
Kitab Doa - Para Musafir
Sahih Muslim 810
Komentar Hadis
Narasi ini menunjukkan status mendalam Ayat al-Kursi (Ayat Singgasana) dari Surah al-Baqarah. Pertanyaan berulang Nabi kepada Ubayy ibn Ka'b, yang dikenal dengan kunya-nya Abu'l-Mundhir, menekankan pentingnya mengakui keunggulan ayat ini.
Gerakan fisik Nabi memukul dada Ubayy menandakan persetujuan dan konfirmasi pengetahuan yang benar, sementara berkahnya "Semoga pengetahuan menyenangkan bagimu" menunjukkan kegembiraan spiritual yang datang dengan pemahaman yang tepat tentang wahyu ilahi.
Para ulama mencatat bahwa hadis ini menetapkan Ayat al-Kursi sebagai ayat terbesar dalam Al-Qur'an karena deklarasinya yang komprehensif tentang kedaulatan Allah, kehidupan abadi, keberadaan mandiri, dan pengetahuan mutlak - mencakup semua sifat ilahi keagungan dan kesempurnaan.
Implikasi Hukum dan Spiritual
Narasi ini mendorong umat Islam untuk menghafal dan merenungkan Ayat al-Kursi, terutama untuk perlindungan dan peninggian spiritual. Pembacaan ayat ini direkomendasikan setelah setiap shalat wajib dan sebelum tidur.
Pertukaran ini juga menggambarkan etiket yang tepat antara guru dan murid dalam tradisi Islam - kerendahan hati murid dalam mengikuti pengetahuan yang lebih tinggi, dan dorongan guru atas respons yang benar.