وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ فِي لَيْلَةٍ ثُلُثَ الْقُرْآنِ ‏" قَالُوا : وَكَيْفَ يَقْرَأْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ ؟ قَالَ : " قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ " ‏.‏
Terjemahan
Hadis ini telah diriwayatkan oleh Qatada dengan rantai pemancar yang sama dalam kata-kata ini

Dia (Rasulullah) bersabda: Allah membagi Al-Qur'an menjadi tiga bagian, dan dia membuat: "Katakanlah: Dia, Allah adalah Satu." satu bagian dari (tiga) bagian Al-Qur'an.

Comment

Kitab Doa - Para Musafir

Sahih Muslim 811 b

Komentar Hadis

Hadis mulia ini dari Rasulullah (semoga damai menyertainya) mengungkapkan bobot dan signifikansi besar Surah al-Ikhlas dalam timbangan ilahi. Ketika Allah membagi Al-Qur'an menjadi tiga bagian, Dia menetapkan surah ini setara dengan sepertiga dari seluruh Al-Qur'an. Ini bukan dalam hal kuantitas teks, tetapi dalam substansi spiritual dan bobot teologis.

Surah al-Ikhlas mengandung esensi murni Tauhid - Keesaan Mutlak Allah. Ini secara komprehensif menetapkan atribut unik Allah: keberadaan-Nya yang abadi, kecukupan diri-Nya, keberadaan-Nya tanpa tandingan atau keturunan, dan kesempurnaan mutlak-Nya. Karena tujuan utama Al-Qur'an adalah menegakkan Tauhid, surah ini merangkum pesan fundamental itu dalam bentuknya yang paling terkonsentrasi.

Oleh karena itu, pembacaan surah ini membawa pahala membaca sepertiga Al-Qur'an, menjadikannya sangat berharga bagi para musafir dan mereka yang memiliki waktu terbatas untuk bacaan panjang. Ini menunjukkan rahmat Allah dalam memberikan pahala melimpah melalui bagian-bagian wahyu yang ringkas namun mendalam.

Wawasan Ilmiah

Imam al-Nawawi berkomentar bahwa hadis ini menunjukkan keunggulan Surah al-Ikhlas dan bahwa pembacaannya mendapatkan pahala setara dengan sepertiga Al-Qur'an. Keistimewaan luar biasa ini seharusnya mendorong umat Islam untuk sering membaca dan merenungkan bab ini.

Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa Al-Qur'an terdiri dari tiga tema esensial: perintah, kisah-kisah umat sebelumnya, dan deskripsi nama dan sifat Allah. Surah al-Ikhlas secara komprehensif mencakup tema ketiga - sifat ilahi - sehingga mendapatkan status uniknya.

Ajaran ini terutama menguntungkan para musafir yang mungkin merasa sulit untuk menyelesaikan seluruh Al-Qur'an selama perjalanan, namun dapat mencapai pahala substansial melalui pembacaan sering surah yang ringkas namun berbobot ini.