Betapa indahnya ayat-ayat yang telah diturunkan hari ini. yang seperti itu belum pernah terlihat! Mereka adalah: "Katakanlah: Aku mencari perlindungan kepada Tuhan fajar," dan" Katakanlah: Aku mencari perlindungan kepada Tuhan manusia."
Kitab Doa - Para Musafir
Penulis: Sahih Muslim | Referensi Hadis: Sahih Muslim 814 a
Tafsir dari Mu'awwidhatayn
Dua surat mulia ini - Surah al-Falaq (Fajar) dan Surah an-Nas (Umat Manusia) - secara kolektif dikenal sebagai Mu'awwidhatayn (dua pencarian perlindungan). Mereka diwahyukan bersama sebagai perlindungan yang ditetapkan secara ilahi bagi orang beriman.
Imam al-Qurtubi menyatakan: "Rasulullah (semoga damai atasnya) sangat menghargai surah-surah ini untuk perlindungan komprehensif mereka terhadap segala kejahatan - baik yang terlihat maupun tidak terlihat, dari manusia dan jin, dari iri hati dan sihir."
Signifikansi Spiritual
Ibn Kathir menjelaskan dalam tafsirnya: "Surat-surat ini mengajarkan orang beriman ketergantungan sepenuhnya hanya kepada Allah. Dengan mencari perlindungan kepada Tuhan Fajar, seseorang mengakui kekuasaan Allah atas ciptaan yang terlihat. Dengan mencari perlindungan kepada Tuhan Umat Manusia, seseorang mengakui kedaulatan-Nya atas alam gaib dari hati manusia dan bisikan-bisikan."
Al-Alusi menambahkan: "Wahyu berurutan menunjukkan kesempurnaan hikmah Ilahi - pertama melindungi dari bahaya eksternal (al-Falaq), kemudian dari penyakit spiritual internal (an-Nas)."
Aplikasi Praktis
Konsensus ulama, seperti yang tercatat dalam Fath al-Bari, menetapkan bahwa membaca surah-surah ini tiga kali setiap pagi dan sore memberikan perlindungan spiritual lengkap. Imam Nawawi menekankan: "Mereka adalah perisai paling komprehensif terhadap mata jahat, sihir, dan bisikan-bisikan setan."
Praktik ini mewujudkan ajaran Kenabian: "Siapa pun yang membacanya di pagi dan sore hari, mereka akan mencukupinya dari segala sesuatu" (Sunan Abu Dawud).