وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ بَيَانٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ أَلَمْ تَرَ آيَاتٍ أُنْزِلَتِ اللَّيْلَةَ لَمْ يُرَ مِثْلُهُنَّ قَطُّ ‏{‏ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ‏}‏ وَ ‏{‏ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ‏}‏ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
'Uqba b. 'Amir melaporkan

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata kepadaku: Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat sejenisnya yang belum pernah dilihat sebelumnya. Mereka adalah Mu'awwadhatain.

Comment

Keunggulan Al-Mu'awwidhatayn

Al-Mu'awwidhatayn merujuk pada dua surah terakhir Al-Qur'an: Surah Al-Falaq (113) dan Surah An-Nas (114). Ini dikenal sebagai "Dua Pencari Perlindungan" karena mengajarkan orang beriman untuk mencari perlindungan Allah dari berbagai kejahatan.

Komentar Ilmiah

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa pernyataan Nabi (ﷺ) menekankan keunggulan unik dari surah-surah ini. Yang serupa dengannya tidak pernah diturunkan sebelumnya karena mengandung perlindungan komprehensif dari semua kejahatan - baik yang terlihat maupun tidak terlihat, manusia dan jin, iri hati dan sihir.

Ibn Hajar al-Asqalani mencatat bahwa surah-surah ini diturunkan bersama dan harus dibaca untuk perlindungan, terutama sebelum tidur. Sifat komprehensif mereka membuat mereka berbeda dari wahyu sebelumnya dalam fungsi spesifik mereka sebagai ayat-ayat perlindungan.

Implementasi Praktis

Para ulama merekomendasikan membaca surah-surah ini tiga kali setiap pagi dan sore, dan sebelum tidur. Mereka berfungsi sebagai perisai spiritual ketika dipraktikkan secara konsisten dengan iman dan pemahaman maknanya.

Al-Qurtubi menyebutkan bahwa surah-surah ini mengandung bentuk paling lengkap dari mencari perlindungan kepada Allah dari segala jenis bahaya, membuat mereka sangat bermanfaat untuk perlindungan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.