Janganlah seorang pun di antara kamu berniat untuk berdoa pada saat matahari terbit atau matahari terbenam.
Kitab Doa - Para Musafir
Penulis: Sahih Muslim | Referensi Hadis: Sahih Muslim 828 a
Penjelasan Larangan
Larangan ini berkaitan dengan waktu-waktu tertentu ketika matahari terbit dan terbenam, karena pada momen-momen ini orang-orang kafir bersujud kepada matahari. Muslim diperintahkan untuk membedakan ibadah mereka dari ibadah para penyembah berhala.
Komentar Ilmiah
Hikmah di balik larangan ini adalah untuk menghindari kemiripan dengan praktik penyembah matahari, yang akan mengarahkan tindakan ibadah mereka kepada matahari pada waktu-waktu yang tepat ini. Ini adalah masalah mempertahankan kemurnian tauhid Islam (Tawhid).
Selain itu, ini adalah waktu-waktu ketika pintu surga tidak terbuka untuk penerimaan doa sukarela. Satu-satunya pengecualian untuk aturan ini adalah pelaksanaan shalat wajib (Fard) 'Asr pada hari tertentu itu, yang dapat didirikan hingga matahari mulai terbenam, asalkan waktunya telah dimasuki sebelum larangan dimulai.
Aplikasi Praktis
Seseorang tidak boleh memulai shalat apa pun, baik wajib maupun sunah, ketika piringan matahari terlihat terbit hingga sepenuhnya terbit dan terpisah dari cakrawala, dan begitu pula ketika terlihat terbenam hingga benar-benar menghilang.