Dianjurkan untuk menjilat jari seseorang dan menyeka mangkuk, dan memakan sepotong makanan yang jatuh setelah menghilangkan kotoran di atasnya. Tidak suka menyeka tangan seseorang sebelum menjilatnya, karena kemungkinan bahwa berkah makanan mungkin ada di bagian yang tersisa itu. Sunnah adalah makan dengan tiga jari Sahih Muslim 2031 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَعَمْرٌو النَّاقِدُ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَابْنُ أَبِي عُمَرَ، - قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرُونَ، حَدَّثَنَا - سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ، عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلاَ يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا ‏"
Terjemahan
Ibnu 'Abbas melaporkan Rasulullah (SAW) bersabda

Ketika salah satu dari kalian makan makanan, dia tidak boleh menyeka tangannya sampai dia menjilatnya atau menjilatnya*.