Dianjurkan untuk menjilat jari seseorang dan menyeka mangkuk, dan memakan sepotong makanan yang jatuh setelah menghilangkan kotoran di atasnya. Tidak suka menyeka tangan seseorang sebelum menjilatnya, karena kemungkinan bahwa berkah makanan mungkin ada di bagian yang tersisa itu. Sunnah adalah makan dengan tiga jari Sahih Muslim 2033 f
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي،
صَالِحٍ وَأَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي ذِكْرِ اللَّعْقِ . وَعَنْ أَبِي
سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَذَكَرَ اللُّقْمَةَ نَحْوَ حَدِيثِهِمَا
Terjemahan
Jabir melaporkan dari Rasulullah. (صلى الله عليه وسلم) tentang menyebutkan menjilati (jari) dan (jatuh) seteguk.