Menghormati tamu dan kebajikan menunjukkan preferensi kepada tamu seseorang Sahih Muslim 2054 c
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَاهُ أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ،
قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِيُضِيفَهُ فَلَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ مَا يُضِيفُهُ فَقَالَ
" أَلاَ رَجُلٌ يُضِيفُ هَذَا رَحِمَهُ اللَّهُ " . فَقَامَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُ أَبُو طَلْحَةَ فَانْطَلَقَ
بِهِ إِلَى رَحْلِهِ . وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِنَحْوِ حَدِيثِ جَرِيرٍ وَذَكَرَ فِيهِ نُزُولَ الآيَةِ كَمَا ذَكَرَهُ وَكِيعٌ
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan bahwa seorang pria datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) agar dia menjamu dia sebagai tamu, tetapi dia tidak memiliki apa-apa yang bisa dia jamu menjamunya. Oleh karena itu, dia bertanya apakah ada orang yang akan menghiburnya (meyakinkan penonton) bahwa Allah akan menunjukkan rahmat kepadanya. Seseorang dari Ansar yang bernama Abu Talha berdiri dan dia membawanya ke rumahnya. Sisa hadis adalah sama dan disebutkan (juga) dibuat dalam hal tentang wahyu ayat seperti yang diriwayatkan oleh Waki'.