Sahih Muslim
Sahih Muslim 2059 d
Kebajikan berbagi sedikit makanan, dan makanan dua orang cukup untuk tiga orang, dan seterusnya.
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، قَالاَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ،
عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ "طَعَامُ الرَّجُلِ يَكْفِي رَجُلَيْنِ
وَطَعَامُ رَجُلَيْنِ يَكْفِي أَرْبَعَةً وَطَعَامُ أَرْبَعَةٍ يَكْفِي ثَمَانِيَةً "
Terjemahan
Jabir melaporkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda
Makanan untuk satu (orang) cukup dua, dan makanan untuk dua (orang) cukup empat orang dan makanan untuk empat orang cukup delapan orang.
Kitab Minuman - Sahih Muslim 2059 d
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan semoga damai dan berkah tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya.
Teks Hadis
"Makanan untuk satu (orang) mencukupi dua, dan makanan untuk dua (orang) mencukupi empat orang dan makanan untuk empat orang mencukupi delapan orang."
Komentar
Hadis mulia ini dari Sahih Muslim menunjukkan berkah ilahi (barakah) yang Allah berikan dalam rezeki ketika dibagikan kepada orang lain. Makna yang tampak menunjukkan perkalian ajaib dari rezeki ketika didistribusikan dengan niat baik.
Para ulama menjelaskan bahwa ini mencakup berkah material dan spiritual. Secara material, Allah memperluas rezeki melalui kepuasan dan rasa puas. Secara spiritual, pahala berlipat ganda melalui tindakan berbagi dan memperkuat ikatan komunitas.
Ajaran ini mendorong umat Islam untuk dermawan, tidak menimbun rezeki, dan percaya pada janji Allah tentang peningkatan berkah melalui berbagi. Ini mencerminkan prinsip Islam bahwa harmoni komunitas dan saling peduli membawa kelimpahan ilahi kepada seluruh komunitas.
Aplikasi Praktis
Hadis ini membimbing umat Islam untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan dermawan, tidak takut kekurangan saat berbagi makanan dengan tamu. Ini mengajarkan bahwa berkah datang melalui kedermawanan daripada kekikiran.
Prinsip ini melampaui makanan hingga semua bentuk amal dan berbagi sumber daya, mengingatkan orang beriman bahwa karunia Allah meningkat melalui tindakan kebaikan dan dukungan komunitas.