Larangan membuat Nabidh dalam Al-Muzaffat, Ad-Dubba' (Labu), Al-Hantam dan An-Naqir; Ini telah dibatalkan dan sekarang diizinkan, selama tidak memabukkan Sahih Muslim 1997 m

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ جَبَلَةَ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، يُحَدِّثُ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمعَنِ الْحَنْتَمَةِ ‏.‏ فَقُلْتُ مَا الْحَنْتَمَةُ قَالَ الْجَرَّةُ ‏.‏
Terjemahan
Jabalah melaporkan

Saya mendengar Ibnu 'Umar meriwayatkan bahwa rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah melarang (persiapan Nabidh) di dalam kendi yang diolesi dengan nada. Saya berkata kepadanya: Apa itu Huntama? Dia berkata: Itu adalah kendi (diolesi dengan lemparan).