Larangan memakan hewan liar dengan Taring dan burung apa pun dengan Talon Sahih Muslim 1932 b
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ
أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلاَنِيِّ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيَّ، يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه
وسلمعَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ .قَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَلَمْ أَسْمَعْ ذَلِكَ مِنْ عُلَمَائِنَا بِالْحِجَازِ
حَتَّى حَدَّثَنِي أَبُو إِدْرِيسَ وَكَانَ مِنْ فُقَهَاءِ أَهْلِ الشَّامِ
Terjemahan
Abu Tha'laba al-Khushani melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) melarang memakan semua binatang bertaring. Ibnu Shihab berkata
Saya tidak menanggung hal ini dari 'Ulama' kami di Hijaz, sampai Abu Idris menceritakan hal itu kepada saya dan dia adalah salah satu ahli hukum Suriah.