Larangan memakan daging keledai peliharaan Sahih Muslim 1802 c
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ، - وَهُوَ ابْنُ إِسْمَاعِيلَ
- عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ، قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه
وسلم إِلَى خَيْبَرَ ثُمَّ إِنَّ اللَّهَ فَتَحَهَا عَلَيْهِمْ فَلَمَّا أَمْسَى النَّاسُ الْيَوْمَ الَّذِي فُتِحَتْ عَلَيْهِمْ أَوْقَدُوا
نِيرَانًا كَثِيرَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَا هَذِهِ النِّيرَانُ عَلَى أَىِّ شَىْءٍ تُوقِدُونَ
" قَالُوا عَلَى لَحْمٍ . قَالَ " عَلَى أَىِّ لَحْمٍ " . قَالُوا عَلَى لَحْمِ حُمُرٍ إِنْسِيَّةٍ . فَقَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "أَهْرِيقُوهَا وَاكْسِرُوهَا " . فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوْ نُهَرِيقُهَا
وَنَغْسِلُهَا قَالَ " أَوْ ذَاكَ" .
Terjemahan
Salama b. Akwa' melaporkan
Kami pergi ke Khaibar bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم). Kemudian Allah memberikan kemenangan (kami) atas mereka. Pada malam itu juga ketika mereka telah diberikan kemenangan, mereka menyalakan banyak api. Maka Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Apakah api itu dan apa yang telah dinyalakan? Mereka berkata: (Ini telah dinyalakan) untuk (memasak) daging. Setelah itu dia berkata: Dari daging apa? Mereka berkata: Untuk daging keledai domestik. Setelah itu Rasulullah (saw) bersabda: Buang itu dan pecahkan mereka (panci tanah di mana fiesa sedang dimasak). Seseorang berkata: Rasulullah, haruskah kita membuangnya dan mencucinya (panci masak)? Dia berkata: Kamu boleh melakukannya.