Larangan memakan daging keledai peliharaan Sahih Muslim 1940 b
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِنْهَالٍ الضَّرِيرُ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ،
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ لَمَّا كَانَ يَوْمُ خَيْبَرَ جَاءَ جَاءٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ
اللَّهِ أُكِلَتِ الْحُمُرُ . ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُفْنِيَتِ الْحُمُرُ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى
الله عليه وسلم أَبَا طَلْحَةَ فَنَادَى إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُيَنْهَيَانِكُمْ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ فَإِنَّهَا رِجْسٌ
أَوْ نَجِسٌ . قَالَ فَأُكْفِئَتِ الْقُدُورُ بِمَا فِيهَا .
Terjemahan
Anas b. Malik melaporkan
Ketika hari Khaibar, seorang pengunjung datang dan berkata: Rasulullah, keledai telah dimakan. Kemudian yang lain datang dan berkata: Rasulullah, keledai sedang dibinasakan. Kemudian Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) memerintahkan Abu Talha untuk membuat pengumuman bahwa Allah dan Rasul-Nya telah melarang kamu (memakannya) daging keledai (domestik), karena itu menjijikkan atau najis. Dia (perawi) berkata: Pot tanah dibalik bersama dengan apa yang ada di dalamnya.