Sahih Muslim

Sahih Muslim 2249 c

Hukum Penggunaan Kata 'Abd Dan Amah (Bagi Budak) Dan Mawla Dan Sayyid (Untuk Tuan)
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، ح وَحَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الأَشَجُّ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، كِلاَهُمَا عَنِ الأَعْمَشِ، بِهَذَا الإِسْنَادِ وَفِي حَدِيثِهِمَا ‏"‏ وَلاَ يَقُلِ الْعَبْدُ لِسَيِّدِهِ مَوْلاَىَ ‏"‏ ‏.‏ وَزَادَ فِي حَدِيثِ أَبِي مُعَاوِيَةَ ‏"‏ فَإِنَّ مَوْلاَكُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan
Hadis ini telah dilaporkan tentang otoritas al-A'mash dengan rantai pemancar yang sama, dan kata-katanya adalah bahwa hamba tidak boleh mengatakan kepada pemimpinnya

Tuhanku, dan Abu Mu'awiyah menambahkan: "Karena Allah, Yang Maha Mulia, yang adalah Tuhanmu."