Kira (menyewa tanah) Sahih Muslim 1536 s

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ كُنَّا نُخَابِرُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَنُصِيبُ مِنَ الْقِصْرِيِّ وَمِنْ كَذَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏مَنْ كَانَتْ لَهُ أَرْضٌ فَلْيَزْرَعْهَا أَوْ فَلْيُحْرِثْهَا أَخَاهُ وَإِلاَّ فَلْيَدَعْهَا‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Jabir b. 'Abdullah melaporkan

Kami biasa mengolah tanah dengan sewa selama masa hidup Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) dan kami mendapatkan bagian dari biji-bijian yang tersisa di telinga setelah mengiriknya dan sesuatu yang tidak ditentukan. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Barangsiapa memiliki tanah harus menggarapnya atau membiarkan saudaranya mengolahnya, jika tidak ia meninggalkannya.