Tidak sah untuk menjual barang sebelum memilikinya Sahih Muslim 1525 d
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو كُرَيْبٍ وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرَانِ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "مَنِ ابْتَاعَ طَعَامًا فَلاَ يَبِعْهُ حَتَّى يَكْتَالَهُ " . فَقُلْتُ لاِبْنِ عَبَّاسٍ لِمَ فَقَالَ أَلاَ تَرَاهُمْ يَتَبَايَعُونَ بِالذَّهَبِ وَالطَّعَامُ مُرْجَأٌ وَلَمْ يَقُلْ أَبُو كُرَيْبٍ مُرْجَأٌ
Terjemahan
Ibnu Abbas (Allah berkenan dengan mereka) melaporkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda
Dia yang membeli biji-bijian makanan tidak boleh menjualnya, sampai dia menimbangnya (dan kemudian memilikinya). Aku (Tawus) berkata kepada Ibnu Abbas (Allah ridha kepada mereka): Mengapa demikian? Kemudian dia berkata: Tidakkah kamu melihat bahwa mereka (orang-orang) menjual biji-bijian makanan dengan emas untuk waktu yang ditentukan. Abu Kuraib tidak menyebutkan waktu yang ditentukan.