حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرَانِ، حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِذَا وَضَعَ أَحَدُكُمْ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلَ مُؤْخِرَةِ الرَّحْلِ فَلْيُصَلِّ وَلاَ يُبَالِ مَنْ مَرَّ وَرَاءَ ذَلِكَ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Abu Juhaifa melaporkannya tentang otoritas ayahnya

Saya datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) di Mekkah dan dia (pada waktu itu) berada di al-Abtah di sebuah tenda kulit merah. Dan Bilal melangkah keluar dengan air wudhu untuknya. (Dan apa yang tersisa dari air itu) beberapa dari mereka mendapatkannya (sedangkan yang lain tidak bisa mendapatkannya) dan (mereka yang mendapatkannya) menggosok diri mereka dengan itu. Kemudian Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) melangkah keluar dengan mantel merah di atasnya dan saya melihat sekilas putih betisnya. Perawi berkata: Dia (Nabi Suci) melakukan wudhu. dan Bilal mengucapkan Adzan dan aku mengikuti mulutnya (saat dia berpaling) ke sisi ini dan itu seperti yang dia katakan di kanan dan kiri: "Datanglah untuk shalat, datanglah ke keberhasilan." ' Sebuah tombak kemudian dipasang untuknya (di tanah). Dia melangkah maju dan mengucapkan dua rakaat Zuhr, sementara di depannya lewat seekor keledai dan seekor anjing, dan ini tidak diperiksa. Dia kemudian mengucapkan dua rakaat shalat 'Asa, dan kemudian dia terus mengucapkan dua rakaat sampai dia kembali ke Madinah.