Hadis ini telah diriwayatkan tentang otoritas Jarir melalui rantai pemancar lainnya.
Kitab Keutamaan
Sahih Muslim 2319 b
Komentar tentang Rantai Transmisi Berganda
Narasi yang menyebutkan bahwa hadis ini telah ditransmisikan melalui rantai lain dari Jarir menunjukkan keabsahan dan keandalan tradisi ini. Ketika sebuah hadis disampaikan melalui beberapa rantai transmisi independen (turuq), hal ini memperkuat keasliannya dan meningkatkan statusnya.
Kelipatan rute transmisi ini menunjukkan perhatian dan ketelitian komunitas Muslim awal dalam melestarikan ajaran Nabi. Setiap rantai mewakili garis perawi terpercaya yang terpisah yang secara independen memverifikasi dan mentransmisikan makna esensial yang sama, sehingga menghilangkan keraguan tentang keasliannya.
Transmisi berganda semacam itu memberikan bukti kuat bahwa hadis tersebut benar-benar berasal dari Utusan Allah (semoga damai menyertainya) dan dikenal luas di antara para Sahabat dan penerus mereka.