حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ، حَدَّثَنَا زَائِدَةُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ، قَالَ سَمِعْتُ جُنْدَبًا، يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏"‏ أَنَا فَرَطُكُمْ، عَلَى الْحَوْضِ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan

Hadis ini telah diriwayatkan tentang otoritas Jundab melalui rantai pemancar lainnya.

Comment

Kitab Keutamaan - Sahih Muslim 2289 b

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan semoga damai dan berkah tercurah kepada Rasul terakhir-Nya, Muhammad.

Riwayat ini dari sahabat terhormat Jundab ibn Abdullah (semoga Allah meridainya) sampai kepada kita melalui rantai transmisi alternatif (isnad), menunjukkan pelestarian tradisi Kenabian yang teliti. Para ulama hadits mencatat bahwa banyak rantai memperkuat keaslian dan keandalan sebuah riwayat.

Ketika sebuah hadits ditransmisikan melalui sahabat dan jalur yang berbeda, hal itu memberikan bukti pendukung dan menghilangkan keraguan mengenai keasliannya. Ini mencerminkan perlindungan ilahi terhadap Sunnah dan metodologi hati-hati para ulama Muslim dalam memverifikasi setiap kata yang dikaitkan dengan Nabi (semoga damai tercurah kepadanya).

Keberadaan banyak jalur transmisi juga menunjukkan pentingnya yang ditempatkan oleh Muslim awal dalam melestarikan ajaran Nabi, memastikan bahwa generasi mendatang akan memiliki akses kepada bimbingan murni Islam melalui sumber-sumber yang diautentikasi secara ketat.