Hadis ini telah diriwayatkan tentang otoritas Abu Sa'id Khudri melalui rantai pemancar lainnya.
Kitab Keutamaan - Sahih Muslim 2291 b
Narasi ini dari Abu Sa'id al-Khudri, semoga Allah meridainya, sampai kepada kita melalui rantai transmisi alternatif (isnad), menunjukkan pelestarian yang teliti dari tradisi Kenabian. Ketika sebuah hadis ditransmisikan melalui beberapa rantai independen, hal ini memperkuat keaslian dan keandalannya menurut ilmu kritik hadis.
Para ulama Islam, seperti Imam Muslim sendiri, sering menyertakan transmisi paralel ini untuk menunjukkan ketangguhan narasi dan memberikan wawasan tambahan melalui variasi kecil dalam kata-kata atau konteks yang mungkin muncul dalam rantai yang berbeda. Pendekatan metodologis ini mencerminkan sifat komprehensif dari ilmu keislaman dalam melestarikan Sunnah.
Transmisi berganda semacam ini berfungsi sebagai bukti dari pelestarian lisan dan tertulis yang hati-hati dari ajaran Nabi, memungkinkan para ulama untuk melakukan referensi silang dan memverifikasi setiap narasi, sehingga memastikan kemurnian ajaran Islam untuk generasi mendatang.