حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ، قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ قِيلَ لِبَنِي إِسْرَائِيلَ ‏{‏ ادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ يُغْفَرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ‏}‏ فَبَدَّلُوا فَدَخَلُوا الْبَابَ يَزْحَفُونَ عَلَى أَسْتَاهِهِمْ وَقَالُوا حَبَّةٌ فِي شَعَرَةٍ"‏ ‏.‏
Terjemahan

Hadis ini telah dilaporkan atas otoritas Abu 'Umais melalui rantai pemancar yang sama tetapi dengan sedikit variasi kata-kata.

Comment

Kitab Tafsir Al-Qur'an - Sahih Muslim

Narasi ini dari Sahih Muslim 3024 b menunjukkan transmisi varian dari tradisi inti yang sama melalui Abu 'Umais, mempertahankan makna esensial sambil menunjukkan perbedaan kecil dalam kata-kata. Variasi seperti ini umum dalam transmisi hadis dan menunjukkan pelestarian tradisi Kenabian yang teliti melalui berbagai rantai.

Analisis Ilmiah tentang Variasi Teks

Sarjana klasik menganggap perbedaan kata-kata kecil seperti itu sebagai bukti keaslian tradisi, karena menunjukkan transmisi independen daripada penyalinan mekanis.

Pelestarian makna meskipun ada variasi leksikal menunjukkan keandalan proses transmisi dan metodologi yang hati-hati dari sarjana hadis awal.

Signifikansi Metodologis

Jenis transmisi ini memperkuat prinsip bahwa perbedaan verbal kecil tidak mempengaruhi konten hukum atau doktrinal ketika makna esensial tetap konsisten di seluruh narasi.

Transmisi paralel seperti ini memungkinkan sarjana untuk memverifikasi keaslian tradisi dan memahami pesan inti yang dimaksudkan oleh Nabi Muhammad (semoga damai besertanya).