Firman Allah: “Janganlah kamu memaksakan para pelayanmu untuk melakukan pelacuran” Sahih Muslim 3029 b
Terjemahan
Jabir melaporkan bahwa 'Abdullah b. Ubayy b. Salul memiliki dua budak perempuan; satu bernama Musaika dan yang lainnya disebut Umaima dan dia memaksa mereka untuk melakukan pelacuran (untuk itu 'Abdullah b. Ubayy b. Salul memaksa mereka). Mereka mengajukan keluhan tentang hal ini kepada Rasulullah (saw) dan di atas hal inilah ayat ini diturunkan.
“Dan janganlah kamu memaksa budak-budak perempuanmu untuk bercinta” sampai dengan kata-kata: “Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.