Musaqah Dan Mu'amalah sebagai imbalan atas bagian dari buah dan tanaman Sahih Muslim 1551 c
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ، حَدَّثَنِي نَافِعٌ، عَنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَامَلَ أَهْلَ خَيْبَرَ بِشَطْرِ مَا خَرَجَ مِنْهَا مِنْ زَرْعٍ أَوْ ثَمَرٍ . وَاقْتَصَّ الْحَدِيثَ بِنَحْوِ حَدِيثِ عَلِيِّ بْنِ مُسْهِرٍ وَلَمْ يَذْكُرْ فَكَانَتْ عَائِشَةُ وَحَفْصَةُ مِمَّنِ اخْتَارَتَا الأَرْضَ وَالْمَاءَ وَقَالَ خَيَّرَ أَزْوَاجَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنْ يُقْطِعَ لَهُنَّ الأَرْضَ وَلَمْ يَذْكُرِ الْمَاءَ .
Terjemahan
Abdullah b. Umar (Allah berkenan dengan mereka) melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mengontrak dengan orang-orang Khaibar (tanah dan pohon dengan syarat mereka harus memberi) setengah dari hasil dari tanah dan pohon. Sisa hadis adalah sama. Dalam hadis yang disampaikan atas otoritas AIi b. Mushir tidak disebutkan tentang hal itu, tetapi bahwa A'isha dan Hafsa adalah mereka yang memilih tanah dan air, tetapi dia (perawi) mengatakan
Dia (Hadrat 'Umar, memberikan pilihan kepada istri-istri Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) bahwa tanah akan diperuntukkan bagi mereka, tetapi dia tidak menyebutkan air.