Mengabaikan Pembayaran dalam kasus Blight Sahih Muslim 1555 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَقُتَيْبَةُ، وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ حُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلمنَهَى عَنْ بَيْعِ ثَمَرِ النَّخْلِ حَتَّى تَزْهُوَ ‏.‏فَقُلْنَا لأَنَسٍ مَا زَهْوُهَا قَالَ تَحْمَرُّ وَتَصْفَرُّ ‏.‏ أَرَأَيْتَكَ إِنْ مَنَعَ اللَّهُ الثَّمَرَةَ بِمَ تَسْتَحِلُّ مَالَ أَخِيكَ .
Terjemahan
Anas (Allah berkenan kepadanya) melaporkan bahwa Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) melarang penjualan buah kurma sampai menjadi lembut. Kami (beberapa narator lain dalam rantai pemancar) mengatakan

Apa arti kata "lembut"? Dia berkata: (Di sana buahnya) berubah menjadi merah atau kuning. Tidakkah kamu melihat apakah Allah telah memeriksa (pertumbuhan) buah-buahan; lalu apa untuk kekayaan saudaramu yang diizinkan bagimu?