Sahih Muslim
Sahih Muslim 1024 c
Hadiah dari Wali Amanat yang Dapat Dipercaya, dan jika seorang wanita memberikan amal dari rumah suaminya tanpa menyebabkan kerusakan, dengan izin eksplisit atau implisitnya
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ شَقِيقٍ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "إِذَا أَنْفَقَتِ الْمَرْأَةُ مِنْ بَيْتِ زَوْجِهَا غَيْرَ مُفْسِدَةٍ كَانَ لَهَا أَجْرُهَا وَلَهُ مِثْلُهُ بِمَا اكْتَسَبَ وَلَهَا بِمَا أَنْفَقَتْ وَلِلْخَازِنِ مِثْلُ ذَلِكَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْتَقِصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا " .
Terjemahan
'Aisyah melaporkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda
Ketika seorang wanita membelanjakan (sesuatu seperti Sadaqa) dari rumah tangga suaminya tanpa menimbulkan kerusakan, ada pahala baginya dan baginya juga seperti itu untuk apa pun yang dia hasilkan, dan untuknya (untuk istri) karena pengeluarannya (demi Allah), dan untuk wali juga (ada pahala seperti itu). tanpa pengurangan dari hadiah mereka.