Tujuh adalah (orang-orang) yang akan Allah berikan perlindungan dengan naungan-Nya pada hari ketika tidak ada naungan selain naungan dari-Nya (yaitu pada hari kiamat, dan mereka adalah): seorang penguasa yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah; seseorang yang hatinya melekat pada masjid; dua orang yang saling mencintai dan bertemu dan berpisah satu sama lain demi Allah; seorang pria yang dirayu oleh seorang wanita cantik berpangkat tinggi (karena hubungan terlarang), tetapi dia (menolak tawaran ini dengan mengatakan): "Saya takut kepada Allah"; seseorang yang memberi sedekah dan menyembunyikannya (sedemikian rupa) sehingga tangan kanan tidak tahu apa yang telah diberikan oleh kiri: dan orang yang mengingat Allah secara privasi dan matanya meneteskan air mata.
Kitab Zakat
Sahih Muslim - Hadis 1031a
Komentar Hadis
Hadis yang mulia ini menguraikan tujuh kategori orang beriman yang akan menerima perlindungan khusus dari Allah pada Hari Kiamat, hari yang penuh kesulitan besar ketika tidak ada naungan kecuali naungan ilahi-Nya. Setiap kategori mewakili bentuk kesalehan dan pengabdian yang berbeda yang mendapatkan kehormatan tertinggi ini.
Penguasa yang Adil
Seorang penguasa yang memerintah dengan keadilan dan kesetaraan, menegakkan hukum ilahi dan memastikan hak-hak semua rakyat. Keadilannya melampaui sekadar keputusan hukum untuk mencakup semua aspek pemerintahan, menjadikannya bayangan rahmat Allah di bumi.
Pemuda yang Saleh
Seorang muda yang mendedikasikan tahun-tahun pembentukannya untuk menyembah Allah, menolak godaan duniawi selama puncak kekuatan fisik dan keinginan. Ini menunjukkan kematangan spiritual yang luar biasa dan komitmen pada jalan ilahi.
Hati yang Terikat pada Masjid
Seseorang yang hatinya menemukan kedamaian dan koneksi di masjid-masjid, selalu merindukan untuk berada di rumah-rumah ibadah. Ini menunjukkan jiwa yang terhubung dalam dengan zikir kepada Allah dan shalat berjamaah.
Saudara dalam Iman
Dua individu yang persahabatannya murni karena Allah - mereka bertemu untuk keridaan-Nya dan berpisah sambil mengingat-Nya. Hubungan mereka melampaui kepentingan duniawi dan menjadi ibadah itu sendiri.
Pria yang Menjaga Kesucian
Seorang pria yang, ketika digoda oleh wanita cantik berstatus tinggi, segera menolak tawaran terlarang itu karena takut yang tulus kepada Allah. Ini mewakili kemenangan tertinggi taqwa atas keinginan rendah.
Pemberi Rahasia
Seseorang yang memberikan sedekah dengan sangat diam-diam sehingga tangan kirinya tidak menyadari apa yang telah diberikan tangan kanannya. Ini mencontohkan keikhlasan murni (ikhlas), hanya mencari keridaan Allah tanpa keinginan untuk pengakuan atau pujian.
Pengingat yang Menangis
Seseorang yang mengingat Allah dalam kesendirian dengan intensitas dan pengabdian sedemikian rupa sehingga mata mereka meluap dengan air mata. Ini menunjukkan kesadaran spiritual yang mendalam dan koneksi hati dengan Yang Ilahi.