Apa yang telah masuk Ihram untuk Haji atau Umrah diperbolehkan memakainya, dan apa yang tidak diperbolehkan, dan parfum dilarang baginya Sahih Muslim 1178 a
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَأَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، جَمِيعًا عَنْ حَمَّادٍ، - قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، - عَنْ عَمْرٍو، عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، - رضى الله عنهما - قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ يَخْطُبُ يَقُولُ "السَّرَاوِيلُ لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الإِزَارَ وَالْخُفَّانِ لِمَنْ لَمْ يَجِدِ النَّعْلَيْنِ " . يَعْنِي الْمُحْرِمَ .
Terjemahan
Ibnu 'Abbas (Allah berkenan dengan keduanya) melaporkan
Saya mendengar Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata ketika dia menyampaikan pidato: Sejauh menyangkut celana, orang yang tidak menemukan pakaian yang lebih rendah, dia boleh memakainya; Seperti juga kaus kaki, dia boleh memakainya yang tidak menemukan sepatu. Ini menyangkut Muhrim.