Seorang Muhrim diperbolehkan mencukur kepalanya jika ada masalah, tetapi wajib mempersembahkan seorang Fidyah untuk mencukurnya, dan Mengklarifikasi apa itu Fidyah Sahih Muslim 1201 e
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، وَأَيُّوبَ، وَحُمَيْدٍ، وَعَبْدِ، الْكَرِيمِ عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ، - رضى الله عنه - أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم مَرَّ بِهِ وَهُوَ بِالْحُدَيْبِيَةِ قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ مَكَّةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ وَهُوَ يُوقِدُ تَحْتَ قِدْرٍ وَالْقَمْلُ يَتَهَافَتُ عَلَى وَجْهِهِ فَقَالَ "أَيُؤْذِيكَ هَوَامُّكَ هَذِهِ " . قَالَ نَعَمْ . قَالَ " فَاحْلِقْ رَأْسَكَ وَأَطْعِمْ فَرَقًا بَيْنَ سِتَّةِ مَسَاكِينَ - وَالْفَرَقُ ثَلاَثَةُ آصُعٍ - أَوْ صُمْ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ أَوِ انْسُكْ نَسِيكَةً " . قَالَ ابْنُ أَبِي نَجِيحٍ " أَوِ اذْبَحْ شَاةً
Terjemahan
Ka'b b. 'Ujra (Allah ridho kepadanya) melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) kebetulan melewatinya di Hudaibiya sebelum memasuki Mekah dalam keadaan Ihram dan dia (Ka'b) sedang menyalakan api di bawah panci masak dan hama merayap di wajahnya (Ka'b). Selanjutnya (Nabi Suci) bersabda
Apakah hama ini mengganggu Anda? Dia (Ka'b) berkata: Ya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Mencukur kepalamu dan berikanlah makanan yang cukup untuk memberi makan enam orang yang membutuhkan (faraq sama dengan tiga sa), atau berpuasa selama tiga hari atau mempersembahkan kurban binatang kurban. Ibnu Najih (salah satu perawi) berkata: "Atau korbankan seekor kambing."