Mengklarifikasi jenis-jenis ihram; dan bahwa diperbolehkan untuk melakukan haji yaitu Ifrad, Tamattu dan Qiran. Diperbolehkan bergabung dengan ibadah haji hingga umrah. Dan ketika peziarah yang sedang melakukan Qiran harus keluar dari Ihram Sahih Muslim 1213 d
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، - رضى الله عنه - ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، - وَاللَّفْظُ لَهُ - أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، - رضى الله عنه - قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ مَعَنَا النِّسَاءُ وَالْوِلْدَانُ فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ طُفْنَا بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْىٌ فَلْيَحْلِلْ " . قَالَ قُلْنَا أَىُّ الْحِلِّ قَالَ " الْحِلُّ كُلُّهُ " . قَالَ فَأَتَيْنَا النِّسَاءَ وَلَبِسْنَا الثِّيَابَ وَمَسِسْنَا الطِّيبَ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ أَهْلَلْنَا بِالْحَجِّ وَكَفَانَا الطَّوَافُ الأَوَّلُ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ نَشْتَرِكَ فِي الإِبِلِ وَالْبَقَرِ كُلُّ سَبْعَةٍ مِنَّا فِي بَدَنَةٍ .
Terjemahan
Jabir (Allah ridho kepadanya) berkata.
Kami pergi dengan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dalam keadaan ihram untuk ibadah haji. Ada wanita dan anak-anak bersama kami. Ketika kami tiba di Mekkah, kami mengelilingi Rumah dan (berlari) antara al-Safa dan al-Marwa. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Barangsiapa tidak memiliki hewan kurban bersamanya, haruslah menunda lhram. Kami berkata: Menunda seperti apa? Dia berkata: Keluar dari lhram sepenuhnya. Jadi kami datang kepada istri kami, dan mengenakan pakaian kami dan mengoleskan parfum. Ketika hari Tarwiya, kami berihram untuk haji. dan mengelilingi pertama dan (berlari) antara al-Safa dan al-Marwa sudah cukup. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) memerintahkan kami untuk menjadi tujuh pasangan (dalam pengorbanan) unta dan sapi.