Mengklarifikasi bahwa jamaah yang telah masuk Ihram untuk Umrah tidak boleh keluar dari Ihram setelah melakukan Tawaf di hadapan Sa'i; Dan jamaah yang telah masuk Ihram untuk Haji tidak boleh keluar dari Ihram setelah melakukan Tawaf Al-Qudum, dan hal yang sama berlaku untuk jamaah haji yang melakukan Qiran Sahih Muslim 1236 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، ح وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، - وَاللَّفْظُ لَهُ - حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، حَدَّثَنِي مَنْصُورُ، بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّهِ، صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ، - رضى الله عنهما - قَالَتْ خَرَجْنَا مُحْرِمِينَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْىٌ فَلْيَقُمْ عَلَى إِحْرَامِهِ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْىٌ فَلْيَحْلِلْ ‏"‏ ‏.‏ فَلَمْ يَكُنْ مَعِي هَدْىٌ فَحَلَلْتُ وَكَانَ مَعَ الزُّبَيْرِ هَدْىٌ فَلَمْ يَحْلِلْ ‏.‏ قَالَتْ فَلَبِسْتُ ثِيَابِي ثُمَّ خَرَجْتُ فَجَلَسْتُ إِلَى الزُّبَيْرِ فَقَالَ قُومِي عَنِّي ‏.‏ فَقُلْتُ أَتَخْشَى أَنْ أَثِبَ عَلَيْكَ.
Terjemahan
Asma binti Abu Bakar (Allah berkenan dengan keduanya) melaporkan

Kami berangkat (ke Mekah) dalam keadaan Ihram. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Barangsiapa memiliki hewan kurban bersamanya harus tetap dalam keadaan Ihram, tetapi barangsiapa tidak memiliki hewan kurban bersamanya harus menunda Ihram. Karena aku tidak membawa hewan kurban, aku menunda Ihram. Dan karena Zubair (suaminya) - membawa hewan kurban bersamanya, dia tidak menunda Ihram. Dia (Asma) berkata: Aku mengenakan pakaianku dan kemudian keluar dan duduk di samping Zabair, lalu dia berkata: Pergilah dariku, lalu aku berkata: Apakah kamu takut aku akan melompat ke atasmu?