Diperbolehkan bagi jamaah yang menunaikan umrah untuk memperpendek rambutnya dan dia tidak harus mencukurnya. Dianjurkan baginya untuk mencukur rambutnya atau memperpendek di Al-Marwah Sahih Muslim 1249
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي حَامِدُ بْنُ عُمَرَ الْبَكْرَاوِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، عَنْ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، قَالَ كُنْتُ عِنْدَ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ فَأَتَاهُ آتٍ فَقَالَ إِنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ وَابْنَ الزُّبَيْرِ اخْتَلَفَا فِي الْمُتْعَتَيْنِ فَقَالَ جَابِرٌفَعَلْنَاهُمَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ نَهَانَا عَنْهُمَا عُمَرُ فَلَمْ نَعُدْ لَهُمَا .
Terjemahan
Abd Nadra melaporkan
Ketika saya berada di perusahaan Jibir, seseorang datang dan berkata: Ada perbedaan pendapat antara Ibnu Abbas dan Ibnu Zubair tentang dua Mut'a (manfaat, Tamattul dalam haji dan pernikahan sementara dengan wanita), lalu jibir berkata: Kami telah melakukan ini selama hidup Rasulullah (saw) dan kemudian 'Umar melarang kami untuk melakukannya, dan kami tidak pernah menggunakan mereka.