حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، ح وَحَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا طَافَ بِالْبَيْتِ الطَّوَافَ الأَوَّلَ خَبَّ ثَلاَثًا وَمَشَى أَرْبَعًا وَكَانَ يَسْعَى بِبَطْنِ الْمَسِيلِ إِذَا طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَفْعَلُ ذَلِكَ ‏.‏
Terjemahan
Abu Tufail melaporkan; I. berkata kepada Ibnu 'Abbas (Allah berkenan dengan mereka)

Saya pikir saya melihat Rasulullah (صلى الله عليه وسلم). Dia (Ibnu 'Abbis) berkata, 'Berikan gambaran tentang dia kepadaku. Aku berkata: Aku melihatnya di dekat al-Marwa di punggung seekor unta betina, dan orang-orang berkerumun di sekelilingnya. Kemudian Ibn'Abbis berkata: Itu adalah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) karena mereka (Sahabat Nabi Suci) tidak ditolak darinya, dan mereka juga tidak berpaling.