Diperbolehkan mengelilingi Ka'bah dengan unta dan sejenisnya, dan bagi orang yang menunggang kuda menyentuh batu (hitam) dengan tongkat bengkok dan sejenisnya. Sahih Muslim 1274

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى الْقَنْطَرِيُّ، حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْطَافَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ حَوْلَ الْكَعْبَةِ عَلَى بَعِيرِهِ يَسْتَلِمُ الرُّكْنَ كَرَاهِيَةَ أَنْ يُضْرَبَ عَنْهُ النَّاسُ ‏.‏
Terjemahan

'Aisyah (Allah berkenan kepadanya) melaporkan bahwa Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) mengelilingi Ka'bah di punggung untanya pada kesempatan Ziarah Perpisahan dan menyentuh sudutnya dan dia tidak suka bahwa orang-orang harus didorong menjauh darinya.