Mengklarifikasi bahwa Sa'i antara As-safa dan Al-Marwah adalah rukun haji, yang tanpanya haji tidak sah Sahih Muslim 1278
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنْ عَاصِمٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَكَانَتِ الأَنْصَارُ يَكْرَهُونَ أَنْ يَطُوفُوا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ حَتَّى نَزَلَتْ { إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا}
Terjemahan
Anas (Allah ridho kepadanya) melaporkan bahwa Ansar merasa enggan bahwa mereka harus mengelilingi antara al-Safa' dan al-Marwa sampai terungkap
"Sesungguhnya al-Safa' dan al-Marwa adalah salah satu Tanda-tanda Allah"; jadi barangsiapa yang menunaikan haji atau umra, baginya tidak ada salahnya dia mengelilingi di antara mereka.